Apa itu Bezel...?? ada berapa jenis Bezel? lalu apa gunanya? ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang biasanya dilontarkan oleh seorang watch antusias level pemula, yang ingin tahu lebih dalam part-part dari sebuah jam tangan, untuk itu saya langsung saja, topik kali ini adalah mengenai apa itu Bezel? dan jenis bezel apa yang umum digunakan oleh beberapa merek jam tangan dari dulu sampai dengan sekarang, kita mulai dulu dari definisi bezelnya...
 
DEFINISI BEZEL
Apa itu Bezel??, Bezel adalah bagian dari jam tangan yang berbentuk lingkaran atau ring yang mengelilingi crystal dan merupakan bagian atas dari case jam tangan tersebut, pada umumnya ada dua jenis bezel yang secara umum digunakan oleh jam tangan.

Yang pertama adalah Fix Bezel yaitu bezel yang konstruksinya menyatu dengan case, tidak bisa dilepas dan tidak bisa diputar, integrated dengan casenya, contoh di jam tangan UNDONE, bezel yang digunakan adalah Fix bezel.

Yang kedua, adalah Flexible Bezel, yaitu bezel yang konstruksinya terpisah dari konstruksi case, dan ini juga diputar sesuai dengan kebutuhan yang biasanya disebut dengan rotating bezel, seperti contohnya yang sering kita lihat di jam tangan diver, ada yang 120 klik, ada juga yang 90 klik, bahkan ada juga yang tanpa klik. lalu ada yang bisa diputar SATU ARAH namun ada juga yang bisa diputar DUA ARAH, tergantung fitur apa yang ditunjukkan oleg Bezel tersebut.

Selain kedua jenis bezel tersebut, bezel juga dapat dibedakan berdasarkan posisinya, ada bezel yang posisinya diluar, ada juga bezel yang posisinya didalam. atau bisa juga disebut dengan inner bezel, bagian atas dari sebuah bezel, biasanya ada indikator-indikator yang memiliki fungsi yang berbeda-beda, indikator-indikator tersebut ada yang diingrave ada juga yang diprint langsung di bezelnya, dan ada juga yang terpisah, ada juga yang bisa dipisahkan dari bezelnya, ini biasanya disebut dengan Bezel insert, indikator-indikator yang ada di bezel, itu fungsinya beragam, dan bisa berbeda-beda.

Sekarang kita masuk ke jenis-jenis Bezel berdasarkan fungsinya, saya coba merangkum 10 jenis bezel berdasarkan fungsinya yang lazim digunakan di jam tangan dari sejak awal sampai dengan sekarang.

1. COUNT UP BEZEL
ini adalah bezel yang fungsi indikatornya adalah untuk menghitung maju, bezel ini juga biasa disebut diving bezel yang bisa kita temukan pada jam tangan diver pada umumnya.
Ada beberapa KARAKTER COUNT UP BEZEL ini...
  • #pertama, adalah bezelnya biasanya bisa diputar satu arah ke arah berlawanan jarum jam,
  • #kedua, biasanya bagian bezel indikatornya adalah marker-marker skala 5 menit, perpaduan antara stik marker dengan angka 10 s/d 50.
  • #ketiga, biasanya ada juga yang dikasih minute interval untuk 15 s/d 20 menit pertama, cara menggunakan bezel ini harus digabungkan dengan indikator jarum menit jadi yang harus kita lakukan adalah sejajarkan bezel posisi nol dengan jarum menitnya. Seperti di gambar dibawah ini,


maka jika jarum menit berjalan sampai di posisi ini, artinya kita sudah menghabiskan waktu 10 menit, atau kalian juga bisa jadikan posisi nol di bezel sebagai batas akhirnya.
Count up bezel, biasanya digunakan oleh para diver untuk menghitung waktu diving mereka, sesuai dengan oksigen yang mereka punya, tapi juga bisa digunakan untuk perhitungan waktu lain untuk kegiatan sehari hari.

2. COUNTDOWN BEZEL
Jenis bezel yang kedua adalah Countdown bezel, ini adalah kebalikan dari Count Up Bezel, marker-marker pada bezel Countdown itu juga dibalik dimulai dari angka 55 dan berakhir di angka 5 seperti di gambar bawah ini
 

Karakteristik lainnya sama seperti Count Up bezel, cara menggunakannya sebetulnya secara prinsip sama, tapi ada perbedaan, kita coba misalkan sekarang jam 10,00 dan saya ingin latihan gitar selama 30 menit, apa yang akan saya lakukan adalah saya putar bezelnya ke posisi 30 menit, mulailah saya bermain gitar dan misalnya sudah bermain dan posisi jam menitnya ada disini, nah ini artinya saya hanya punya sisa 10 menit lagi.


  
3. TACHYMETER BEZEL
Bezel seperti ini fungsinya adalah untuk menghitung kecepatan berbanding terhadap jarak tempuh atau sebaliknya, beberapa karakteristik dari bezel ini adalah, #pertama, biasanya bezelnya fix, tidak bisa diputar, dan yang kedua biasanya lekat dengan fitur chronograph karena memang cara mengoperasikannya sama dengan fitur stopwatch, selain untuk menghitung kecepatan, bisa juga digunakan untuk perhitungan lainnya


 
4. TELEMETER BEZEL
Untuk Bezel ini sudah jarang sekali bisa ditemukan, ada beberapa jam tangan yang masih menggunakan bezel telemeter seperti ini, seperti contohnya TAG HEUER kaliber 18, ada juga salah satu microbrandnya yaitu merek WilliamL, terus selain itu ada juga merek jam tangan F.P. JOURNE Chronograph, fungsinya adalah untuk menghitung jarak antara dua tempat walaupun tempat satunya jauh dari posisi satunya. Karakteristiknya adalah bezel luarnya adalah polos, hanya bezel rehautnya yang didalam itu penuh dengan indikator-indikator Telemeter. dulu ini digunakan oleh para tentara waktu jaman perang, untuk menghitung perkiraan jarak musuh berdasarkan suara tembakan atau perkiraan jarak lokasi yang di BOM berdasarkan waktu tempuh BOM dari diluncurin sampai dengan bunyi ledakan, buat sekarang, sebenarnya sudah hampir jarang digunakan tapi masih ada yang menggunakannya untuk menghitung jarak tempat yang kena petir, karakteristiknya adalah fix bezel, tidak ada marking di bezelnya, hanya ada di bagian dalam, dan satuan jaraknya sudah ditentukan, ada yang satuannya kilometer, ada yang satuannya meter, ada juga yang satuannya mile dan lain-lain.
Bagaimana cara menggunakannya, saya coba gambarkan pakai simulator saja agar lebih mudah, misalnya saya mau hitung perkiraan jarak dari tempat saya, ke tempat yang kena sambaran petir, pastikan jarum stopwatchnya ada di posisi nol, pas saya lihat ada kilatan dari jauh, saya hidupkan stopwatchnya karena biasanya antara kilat yang kelihatan dgn suara, ada gap sedikit, pas saya dengar suara petirnya, saya stop, maka perkiraan jarak tempat yang kesamber petir dari tempat saya, adalah 2 kilometer, atau misalnya seoorang tentara mau hitung jarak tempat yang mau dibom, saat bom mau diluncurkan, ketika bomnya mau diluncurkan hidupkan stopwatchnya, lalu ketika bomnya meledak, di stop stopwatchnya. Misalnya di posisi seperti gambar dibawah ini, berarti perkiraan jarak yang di bom tadi adalah kurang lebih 3 km dari posisi tentara tersebut.


  
5. DUAL TIME BEZEL
Jenis bezel yang kelima adalah GMT atau Timezone atau Dual time bezel, atau bisa juga disebut dengan 24 Hours Bezel. buat bezel model ini sampai sekarang masih banyak digunakan masih sering digunakan di model-model jam tangan di berbagai merek, fungsinya adalah untuk mengetahui waktu di negara lain, dibandingkan dengan waktu kita, atau dibandingkan dengan waktu GMT. #karakteristik bezel pertama, bezel ini adalah biasanya bezelnya bisa diputar dua arah atau bi directional, #karakteristik bezel kedua, marker-marker nya biasanya itu 24 jam, mulai dari angka 2 s/d angka 22, perpaduan dengan dot atau garis, #lalu karakteristik yang ketiga, itu ada extra jarum sebagai indikator dual time.


 
6. WORLD TIMER BEZEL
Jenis bezel yang ke 6 adalah World Timer Bezel, karakteristik dan cara menggunakannya sama dengan yang GMT, tapi biasanya di bezelnya ada nama-nama kota besar, seperti contohnya yang ada di jam tangan BOLDR-GLOBETROTTER ini dan ini fungsinya adalah untuk mengetahui waktu di kota-kota tertulis, dibandingkan dengan waktu kita, bedanya sama yang GMT atau Dual Time Bezel adalah, World Timer ini bisa mengetahui banyak kota sekaligus dalam satu waktu.



7. COMPASS BEZEL
Compass bezel, biasanya ini ditemukan di jam tangan-jam tangan berkonsep expedisi, biasanya juga dipakai, sama hikers, trackers, dan pencinta outdoor activity. Di bezelnya jelas ada marker-marker arah mata angin, cara menggunakan hanya bisa digunakan pada siang hari, karena patokannya adalah matahari, bukan magnetik seperti yang biasa kita temui di kompas biasa, jadi kalau malam tidak bisa digunakan.
Cara pakainya kurang lebih seperti ini, posisikan jam tangan mendatar atau rata dengan horizon, lalu lihat dimana matahari berada, dan arahkan jarum jam ke posisi dimana letak matahari tersebut saat itu, misalnya ada diposisi seperti di gambar dibawah ini..

 
 
lalu kalau tempat kita, itu berada itu diatas garis katulistiwa atau dibagian bumi utara, putarkan bezelnya sampai petunjuk arah selatannya atau S itu berada di tengah antara jarum jam dan angka 12, makanya disini kita bisa melihat dimana utara dimana selatan hanya dengan melihat posisi bezelnya.
Begitupun sebaliknya kalau kita berada di bawah garis katulistiwa atau berada dibagian bumi selatan, yang harus kita lakukan adalah putar bezelnya dan arahkan indikator utaranya atau N ditengah antara jam jam dan jarum 12, yaitu disini, dan ingat ini kompas manual, ini tidak seakurat GPS, kalau kita berjalan bergerak ke arah yang berbeda itu sudah beda lagi, jadi harus kita adjust lagi seperti awal.
 
8. PULSOMETER BEZEL
Ini juga termasuk jenis bezel yang jarang, mulai digunakan pada tahun 1920-an oleh para dokter ahli medik atau perawat, untuk memperkirakan rate, detak jantung pasien. Bezelnya seperti biasa polos, dan bisa diputar dan biasanya berfitur chronograph, indikator telemeternya biasanya di bagian dalam dial, yang berisi skala dari 40 s/d 200. Bagaimana cara pakainya, posisikan jarum chronograph nya di posisi nol, pegang tangan pasien dan start stopwatchnya sambil hitung jumlah detak jantung pasein tersebut sampai dengan jumlah 15-30 kali detak jantungnya. Setelah itu stop, biasanya posisinya disini, lalu kita baca skalanya yang ditunjukkan oleh stopwatch ini.



9. SLIDE RULE BEZEL
ini adalah bentuk bezel yang paling ramai dan yang kelihatan paling intimidating, paling serem kelihatannya, sudah kebayang pusingnya seperti apa. Bezel seperti ini fungsinya banyak, untuk hitung kecepatan, jarak, waktu terbang, bahkan untuk menghitung perkalian, menghitung exponensial, atau logaritma, tingkat konsumsi bahan bakar.
jam tangan dengan fitur seramai ini kalau buat saya tidak mungkin saya pakai, tapi mungkin buat pilot akan sangat berguna buat orang dengan profesi pilot, dan penggunaan bezel ini sangat tidak memudahkan bagi penggunanya.


 
10. DECIMAL BEZEL
Jenis desimal bezel ini mirip dengan tachymeter bezel, walaupun tidak sepopuler tachymeter bezel, yang saya ketahui ada OMEGA Speedmaster tahun 1960-an, yang pakai bezelnya desimal, selain itu ada juga Tag Heuer yang pakai bezel desimal juga, bezel markernya dibagi 60 menit dalam skala 100 jadi markernya, ada angka 10 s/d 100, dan biasanya dipakai oleh para ilmuwan untuk menghitung waktu produksi untuk efiseinsi dan lain-lain.
Pengoperasiannya mirip dengan tachymeter bezel atau yang lain..



Semoga bermanfaat..