Sepertinya seluruh dunia sudah tahu jam tangan yang paling sering dibuat replikanya adalah Rolex, lalu siapa yang buat?? dan qualitas replikanya juga dibuat tidak main-main tidak hanya sekedar dibuat replika biasa, replikanya terus didevelop juga sampai semirip mungkin sama aslinya.
 
Contohnya ada satu jam tangan Rolex yang baru keluar di akhir tahun 2020 masih baru, bahkan mungkin yang sudah waiting list, mungkin belum dapat barangnya, atau opsi lainnya kita bisa beli di harga yang lebih premium di non authorize dealer price yang harganya sudah digoreng-goreng sampai di atas 250 juta padahal retail pricenya hanya 160 jutaan.



Kenapa untuk mendapatkan ROLEX itu begitu susah, kalau kita datang ke authorize dealer kita tidak akan menemukan Rolex yang kita mau, harus waiting list, sementara kalau kita lihat di non authorise dealer seperti contohnya di Chrono 24 di sana banyak sekali kita temukan, Rolex yang kita mau, lalu ada apa sebenarnya?
 
Coba kita perhatikan, Rolex baru-baru ini merelease ROLEX Submariner 126610LV sebagai penggantinya Rolex Hub, orang-orang biasa menyebutnya dengan sebutan Rolex Starbucks, pertanyaannya kenapa replikanya begitu cepat didevelop dan sekarang sudah mirip sama aslinya dan sudah beredar cukup banyak.
 
Siapakah yang salah? ROLEX? Para penggemarnya? atau siapa??
 
Ada beberapa pertanyaan saya mengenai Rolex yang terus masih ada di pikiran saya..
 
#PERTANYAAN PERTAMA, Apa yang sebenarnya yang terjadi?kenapa untuk mendapatkan Rolex di authorise dealer itu begitu susah apalagi di harga retail, kalau kalian datang ke butik atau authorise dealernya Rolex, kita akan disuguhin sederetan jam tangan Rolex, dimana kita tidak akan menemukan Rolex Submariner atau GMT Master, bahkan untuk mendapatkan Explore pun harus masuk waiting list.
 
Apakah Rolex membatasi produksi semua model-modelnya? Ya sepengetahuan ya memang ada yang dibatasi, dan Rolex selalu memainkan itu untuk sebuah eksklusivitas, tapi faktanya kalau kita lihat di non authorise dealernya Rolex, seperti contohnya di Chrono 24, banyak sekali kita akan menemukan Rolex yang kita mau dengan harga yang sudah digoreng sampai selangit.
dari mana mereka bisa mendapatkan stoknya? di satu sisi kita harus menunggu waiting list 1 tahun atau 2 tahun, untuk mendapatkan Rolex yang kita mau, di sisi lain kita melihat dengan mata kepala sendiri, Rolex yang kita mau dijual di non authorise dealer dijual dengan harga yang mahal, ini sangat membingungkan.


 
#PERTANYAAN KEDUA..?? bagaimana jika supplynya sendiri yang langka atau sengaja dibuat langka? beberapa waktu belakangan ini, Rolex memang lagi banyak di pergunjingkan, banyak yang menyebutkan bahwa ada seorang mantan karyawan dari sebuah authorise dealernya Rolex di Chicago yang menuntut secara hukum authorise tersebut karena memberhentikan kontrak kerja secara sepihak yang diduga karena si karyawan tersebut menjadi Whistle blower atau membuka praktek kotor authorise dealer Rolex tersebut, yang dengan sengaja menjual stok Rolex ke gerai market dealer dengan harga yang lebih baik, padahal seharusnya sebuah authorise dealernya Rolex hanya boleh menjual langsung ke end user dengan harga retail yang tentunya harganya jauh di bawahnya.
saya yakin perusahaan sebesar Rolex memproduksi jam tangannya tidak sesedikit itu, perusahaan yang besar dengan alat yang luar biasa, sangat tidak masuk akal kalau Rolex hanya memproduksi beberapa saja dalam setahun.
permasalahannya adalah terlalu banyak hal atau pihak-pihak yang bermain di jalur distribusi yang saya sendiri tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi? Cases yang tadi saya sebutkan, hanya salah satu case yang mungkin tidak mewakili satu industri, tapi banyak orang yang yakin, kalau memang praktek itu terjadi di mana-mana.
 
#PERTANYAAN KETIGA, adalah, Secepat itukah China mendevelope replika dengan kualitas yang bagus dan mirip tanpa pegang yang aslinya?, sepertinya tidak mungkin, makanya banyaknya spekulasi dugaan, bahwa ada beberapa kelompok orang yang memang sudah biasa membeli dalam jumlah stok Rolex yang banyak pada saat produknya baru dilaunching, setelah itu mungkin mereka buat replikanya atau mungkin disimpan sehingga harganya naik, ini mungkin teori yang tidak berdasar tapi kalau menurut saya ini mungkin bisa terjadi.
 
#PERTANYAAN KEEMPAT, Kenapa replikanya Rolex beredar begitu banyak?, mungkin merek yang paling banyak direplikasi oleh China dibandingkan dengan merek-merek yang lain dengan kualitas yang terus dikembangkan, terus didevelop sampai semirip mungkin sama aslinya dari luar sampai ke dalam, Kenapa hal ini terjadi?? banyak orang yang menduga bahwa ini sesimpel cinta versus harga, cinta sekali dengan merek Rolex dan ingin sekali punya Rolex tapi tidak punya budget atau bahasanya mau punya barang bagus dengan harga yang terjangkau. 

 
tapi sepertinya ada alasan lain atau unsur lain seperti misalkan, karena susahnya mendapatkan Rolex di harga retail yang masuk akal selalu dibuat langka dan daripada harus menunggu 1 tahun atau 2 tahun atau lebih, mereka lebih memilih membeli saja replika yang bagus buat memuaskan hati, tapi saya juga tidak tahu itu hanya pendapat saya dan seharusnya Rolex juga peka terhadap hal ini.
 
jadi soal banyaknya Rolex replika beredar itu salah siapa, salah Rolex kah yang selalu bikin langka dan harganya digoreng-goreng, salah dealer kah??, salah customerkah??, salah China atau salah siapa??
 
Tapi ini kembali lagi ke pendapat masing-masing, dengan banyak beredarnya jam tangan replika Rolex, sederhananya, ini menunjukkan bahwa banyak pengemar Rolex yang sangat menginginkan jam tangan ini namun sayangnya kemampuan finansialnya terbatas, sehingga daripada mereka menunggu 1 atau 2 tahun untuk membeli jam tangannya, mereka lebih memilih replikanya. dan seharusnya Rolex pun bisa membaca kondisi ini.