Lagi-lagi hari ini saya akan memperkenalkan satu mikrobrand baru dari Singapore brandnya adalah HORON watches foundernya ada dua orang masih sangat muda, namanya Percy dan juga Kenrick, dua-duanya punya pasion yang sama dalam dunia horology, Mereka pun mencoba membuat sebuah brand sebagai Honour to the World of Horology dari situlah brand nama HORON ini berasal.

Kalau kita bicara desain dan inspirasi tegas sekali berdesain dive watch bergaya maxi case tanpa crown guard dengan bezel yang dibuat dual tone dan model Ocean Hunter yang mereka buat ada 4 varian yaitu Ocean Hunter Hydra, yang mengkombinasikan warna hitam dan grey, lalu ada juga varian Kraken yang kurang lebih mirip dengan yang Hydra hanya beda dialnya, yang ini pakai meteorite dial tanpa sektor dial, terus ada juga varian Ocean Naga yang mengkombinasikan warna biru dan orange di bezelnya dan terakhir adalah varian yang ada di depan saya sekarang yaitu varian Leviathan yang mengkombinasikan warna hitam dengan warna biru.




sekarang kita lihat bagian dial dan kristalnya lebih dekat lagi, bagian ini yang kalau menurut saya paling menarik dari model Ocean Hunter ini, bagian dialnya sangat dynamic dibuat dua sektor dengan dua layer yang berbeda, dengan style Guilloche Dial tidak hanya satu, Guiloche dialnya dibuat dua, yang pertama adalah di bagian luar di tempat marker, warnanya hitam finishing juga rapi, dan yang kedua adalah dilayer terbawah di bagian tengah yang warnanya biru finishingnya juga rapi.



lalu logo Horon nya mereka tempatkan pada dial sektor dalam, appllied logo berwarna silver, dan di bawahnya hanya dikasih tulisan otomatic 300 meter berwarna putih, semua marker-marker-nya dibuat applied, ukurannya juga besar jadi sangat tegas, dengan frame berwarna silver semuanya dieksekusi dengan baik lalu marker 6 nya diganti menggunakan Date window yang juga diberikan frame silver dengan font yang tidak terlalu kecil cukup legible, lalu di bagian dial terluarnya diberikan dual tone chaptering, sesuai dengan tema warnanya, bagian atasnya dibuat warna biru, bagian bawahnya dibuat warna hitam dengan marker-marker kombinasi angka dan garis yang dibuat cukup rapi, jadi buat bagian dialnya cukup menarik kalau menurut saya.

sementara buat bagian kristalnya mereka sudah menggunakan sapphire kristal yang sudah dilapisi oleh anti reflectif, berikutnya kita lihat bagian bezel juga bezel insertnya, stainless bezel tanpa gerigi seperti biasanya dive watch hanya diberi coakan-coakan dengan finishing yang berbeda, konstruksi bezelnya juga solid tanpa bounching sama sekali.



sementara buat bagian insertnya Ocean Hunter ini berbahan dual tone ceramik bezel insert dengan finishing matte, bagian atasnya diberi warna hitam berlawanan sama sama tonenya chaptering tadi, sementara bagian bawahnya diberi warna biru, kalau menurut saya warna birunya sangat menarik tidak norak, selain itu bezel insertnya juga diberi marker 60 yang di ingrave dan juga dilapisi luminous, 120 click uni-directional bezel, grippingnya agak susah licin, karena tidak ada geriginya, aksen putarnya firm, sedikit ada backplate, tapi lebih tepatnya bounce karena kembali ke posisi semula, sehingga tidak ada miss alingment issue, semuanya oke.



lalu buat bagian casenya, material yang dipilih adalah 316L stainless steel case dengan dominasi finishing horizontal brush, finishing-nya oke bentuk case-nya semi flat tidak terlalu tempering ke bawah, lalu di sini satunya ada crown tanpa crown guard, bentuk gerigi crownnya agak kurang match sama gerigi bezel. tapi finishing geriginya sih oke dan di bagian permukaan crownnya dikasih logo HORON yang dilapisi luminous, screwdown crown, aksen putar yang firm, untuk posisi pertama buat Hand winding, Posisi kedua buat setting tanggal dan posisi terluar buat setting jamnya, semuanya oke sejauh ini tidak ada major issue.

lalu ke bagian caseback, HORON memilih exhibition caseback yang dilapisi sapphire Cristal, sementara buat bagian braceletnya defaultnya adalah 316L stainless steel solid bracelet, dengan finishing all brush yang diberi Campfrog polish di bagian ujungnya braceletnya juga lumayan tebal, sedikit agak kaku, sudah ada screwping dan dilengkapi dengan double push premium clasp yang cukup canggih dan dikasih juga double push diver extension yang mekanisnya sedikit agak ringkih, tapi secara fungsi cukup oke,
very premium clasp dan sudah dilengkapi juga dengan quick release mekanism yang akan mempermudah kalau mau ganti strap.

 

Movement yang dipilih oleh HORON untuk model Ocean Hunter ini adalah Sellita SW200 yang dipertontonkan dengan exhibition caseback-nya dan bagian rotornya juga dimodifikasi lagi dengan dikasih branding HORON berwarna hitam running di frekuensi 28.800vph dan 26 jewels, power reserve sampai dengan 38 jam dan water resistantnya adalah 300 meter.



Untuk bagian luminous nya very unik desain dengan kombinasi super luminovasi C3 di bagian indeks juga jarumnya dan super luminova BGW9, buat bagian bezel, date fontnya dan jarum detiknya, sangat responsif, sangat durable dan bagian crown-nya juga dilapisi luminous yaitu super luminovasi C3 juga, desain dan detail minus yang menarik kalau menurut saya dan sekarang kita coba ukur dimensi realnya, diameter jam tangan ini adalah 42 mm dengan ketebalan 14mm kurang lebih, lalu lug tip to lugtip nya 49mm dengan lebar lug 22 mm tempering down ke-20 mm dan bobot real-nya adalah 205 gram very solid,



dan inilah tampilannya kalau dipakai di tangan dengan lingkar tangan 17 cm, Masih kelihatan pas tidak terlalu tebal juga, masih bisa dterimam walaupun male linknya agak sedikit menggangu, karena jadi overhank di tangan saya. mungkin karena tangan saya terlalu kecil kalau dipakai sama kalian yang punya pergelangan tangan besar, harusnya masih oke.
harga Ocean Hunter ini msrp-nya adalah 699 USD, buat yang varian dial biasa atau setara dengan 10 jutaan kurang lebih, dan 799 USD buat yang meteorite dial atau setara dengan 11,5 jutaan.