Cara untuk menilai merk jam tangan terutama merk microbrand dengan mainstream brand serta cara melakukan  perbandingan yang benar terhadap jam tangan dengan 5 tips berikut :

  1. Kenali Posisi Dalam Dunia Horology

Kenali terlebih dahulu siapa dan apa posisi kalian dalam dunia horology, apakah kalian seorang watch enthusiasts atau baru sekedar menyukai jam tangan, dan alasan memilih jam tangan karena merk, design, harga, spesifikasi atau mungkin movement. Lalu jam tangan bagi kalian sebagai pelengkap fashion, barang hobby, atau mengapresiasi jam tangan dari sudut pandang yang berbeda, hal ini penting untuk disadari agar tidak salah dalam memilih jam tangan. Bagi yang baru memasuki dunia jam tangan dan membeli jam tangan karena sebuah merk maka hindarilah merk microbrand dan pilih merk mainstream yang lebih aman dan sudah populer. Sebaliknya bagi yang tidak memperdulikan merknya dan lebih mengedepankan spesifikasi, design yang sesuai maka direkomendasikan merk microbrand untuk melengkapi koleksi.

 

Untuk kalian yang menjadikan jam tangan sebagai pelengkap fashion maka tidak perlu membeli mainstream brand maupun microbrand yang memiliki spesifikasi tinggi yangtidak akan berguna karena yang terpenting cocok dengan style fashion kalian. Lalu bagi kalian yang mengingkan hal berbeda dengan orang lain maka direkomendasikan memilih microbrand karena sudah pasti desainnya unik. Dan bagi kalian yang sudah mempunyai beberapa koleksi jam tangan merk mainstream dianjurkan untuk mencoba microbrand yang bisa diseusaikan dengan design, selera dan budget. Setelah kalian benar-benar mengetahui siapa diri kalian dalam dunia horology, barulah kalian akan menilai merk-merk jam tangan dengan benar.

  1. Jangan Bandingkan Microbrand Dengan Mainstream Dari Sisi Merk

Jangan kalian membandingkan merk-merk jam tangan microbranddengan mainstream brand dari merknya. Kalau dilihat secara merk, microbrand pasti sudah kalah dengan mainstream dan itu merupakan perbandingan yang tidak benar. Seperti contohnya terdapat sebuah microbrand yang baru mengeluarkan line up jam tangan lalu brandingnya kalian bandingkan dengan sebuah merk mainstream yang sudah puluhan tahun berdiri dan sudah mengeluarkan banyak sekali line up jam tangan maka perbandingan tersebut tidak adil karena belum tentu kualitasnya jelek bahkan ada microbrand dengan kualitas bagus. Lalu bagaimana cara menilai jam tangan microbrand dengan benar yaitu jawabannya berada tips selanjutnya.

 

  1. Bandingkan Harga Microbrand dengan Spesifikasi Atau Hal Lain

Bandingkan microbrand dengan microbrand lain dan bandingkan sebuah harga microbrand dengan presentasi yang disajikan seperti spesifikasi, build quality, konsep design dan lain-lain diluar dari merknya. Orang yang menyukai jam tangan microbrand biasanya disebut dengan No Brand-er karena tidak terlalu peduli dengan merknya dan lebih mengedepankan hal-hal lain dari jam tangan seperti design, warna, build quality, spesifikasi dan lainnya yang sesuai dengan apa yang disukai dan diinginkan. Contoh perbadingan spesifikasi jam tangan microbrand Reise berada di harga 5,7juta dengan merk mainstream yang spesifikasinya mendekati yaitu Seiko Shogun SPB 191 berada di harga 17-18 juta.

           

Perbandingan spesifikasi kedua jam tangan yaitu materialnya sama-sama menggunakan titanium, keduanya menggunakan rubber strap. Bagian luminous, Reise menggunakan superluminova sedangkan Seiko menggunakan lumibrite lalu movement kedua jam tangan ini menggunakan movement dari Seiko, jam tangan Seiko Shogun memakai movement calibre 6R yang lebih advance dibandingkan dengan Resie yang memakai calibre 4R versi umum yaitu NH35A.

 

 

Kemudian keduanya menggunakan Sapphire crystal dan dilengkapi fitur tangga. Seiko Shogun berkonsep dive watch dengan kemampuan 200m water resistance diver certified sementara Reise berkemampuan water resistance 100m non certified. Jadi kalau bicara mengenai spesifikasi teknis maka sangat bisa dibandingkan dan sangat comparable antara keduanya, tetapi kalau bicara merk sudah pasti Seiko menang dan tidak perlu dibantah dan diperdebatkan lagi.

  1. Bila Membeli Jam Tangan Untuk Dijual Kembali, Jangan Beli Microbrand

Apabila kalian membeli jam tangan dengan tujuan untuk disimpan atau dijual kembali maka jangan pernah memilih microbrand. Ketika jam tangan menjadi sebuah hobi, patokannya adalah cara menikmati jam tangannya bukan hanya sekedar beli, disimpan lalu dijual. Jika jam tangan akan disimpan atau dijual, biar tidak rugi jangan membeli microbrand tetapi belilah merk-merk mainstream karena ketika akan dijual relatif lebih mudah dengan harga yang tetap masuk akal.

 

  1. Nikamatin Jam Tangan Apapun Yang Kalian Punya

Nikmatin jam tangan apapun yang kalian punya, baik itu microbrand ataupun mainstream brand. Patut diapresiasi bagi merk-merk jam tangan yang sudah populer dan sudah besar saat ini, itulah kehebatan mainstream membangun sebuah merk yang konsisten dengan kualitasnya sejak lama. Sementara kehadiran microbrand sebagai pelengkap dan refreshment karena desainnya banyak yang lebih liar, bagus dan juga unik didukung dengan spesifikasi teknis yang mumpuni. Tidak semua microbrand itu bagus, tapi tidak semua mainstream brand juga bagus, jadi semua kembali lagi kepada masalah pilihan, cara pandang terhadap sebuah merk jam tangan, dan cara pandang nilai uang dengan branding yang dibeli. Dan masing-masing merk mempunyai kekuatannya sendiri, baik itu dari sisi merk atau hal lainnya.

 

Selamat menikmati jam tangan apapun yang kalian punya, sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya. !!!