Untuk pembahasaan kali adalah merek FOSSIL, tapi karena jam tangan ini jumlah varian dan jumlah jam tangan nya banyak sekali, maka satu jam tangan saja tidak cukup mewakili penilaian terhadap qualitas merek Fossil ini, tapi saya akan coba kupas merek Fossil ini dari perspektif yang berbeda.

Umumnya kebanyakkan orang tahu, merek Fossil adalah sebuah merek Fashion Goods seperti Tas atau dompet atau sepatu, atau kacamata dan lain lain, fakta nya, ya memang betul. tapi sebetul nya sejak pertama kali merek ini dibangun oleh Tom Kartsotis pada tahun 1984 merek Fossil ini sebenarnya memang ingin focus di produk jam tangan dengan memanfaatkan moment nya jam tangan Quartz setelah SWISS mulai bangkit dari keterpurukan sebagai dampak dari Quartz crisis, yang melanda pada tahun 1970 an. merek SWATCH adalah jawaban bagi swiss buat melawan Quartz crisis yang pada akhirnya membawa banyak perusahaan opportunities masuk ke dunia industri jam tangan dengan menyajikan affordable Quartz watches made in China atau Hongkong untuk dijual di negara nya masing masing.

Fossil adalah salah satu nya, perusahaan yang berbasis di TEXAS ini bisa dibilang sukses dari sejak awal kehadirannya dan memang era tahun 80 an ini bisa dibilang sebagai di THE RISE OF FASHION WATCHES, dengan memanfaatkan affordable Quartz movement, singkat cerita costumer base FOSSIL pun terbangun dengan sangat cepat di AMERIKA, bahkan kolekter kotak Fossil yang warna warni pun menjadi trend baru dan membuat merek Fossil ini semakin terkenal. 

Untuk menjaga qualitas, Fossil membangun assembling fasility di Amerika sejak tahun 1950 an dan mulai merambah fashion goods lainya, seperti leather goods, seperti kacamata dan lain lain, focus mereka adalah expansi ke negara-negara lain didunia. Tercatat pada tahun 2019 Fossil telah memperkerjakan 10.200 pekerja dalam perusahaan nya, tapi sayang nya sang founder yaitu Tom Kartsotis meninggalkan Fossil sejak tahun 2010 dan membangun merek SHINOLA DETROIT yang kurang lebih berkonsep sama yang membedakan nya hanya di branding saja, American made brand, sehingga Fossil pun akhirnya di take over nya sama adik nya yang sudah ke masuk ke perusahaan sejak tahun 1988.

Selain fasilitas asembling di Amerika, Fossil juga membangun desain studio di Biel Switzerland dekat dengan kantor nya ROLEX dan selain Fossil punya pabrik manufaktur di southern China, Fossil juga membangun distribution fasility yang ada di Dallas, Germany dan banyak di negara negara asia. Pada tahun 2004, Fossil mengakuisisi merek Michele, lalu pada tahun 2012 Fossil mengakuisisi merek Skagen Denmark selanjut nya pada tahun 2013 Fossil sudah mulai memperkenalkan lini premium nya yaitu Fossil Swiss yang dibuat di Switzerland lalu Fossil mengakuisisi MISFIT sejak tahun 2015, jadi total merek yang sudah ada dalam group nya Fossil adalah Fossil itu sendiri, Michele, Skagen, MISFIT dan merek Zodiac, selain itu Fossil group juga membuatkan jam tangan untuk beberapa merek Fashion seperti Armani Exchange, BMW, Skechers, Diesel, DKNY and Euphoria Armani, Kate Spade New york, Michael kors, PUMA dan Tory burch, dan semua merek merek tadi adalah Fashion Brand kecuali merek Zodiac menurut saya.

 

Sejak kehadiran smartwatch, Fossil pun mulai goyang, perusahaan yang tadi nya mendapatkan berkah dari Quartz Crisis, kali ini bisa dibilang dilanda sama smartwatch crisis, dan ini berdampak sekali buat perusahaan yang berada di segmen pasar seperti Fossil. Puncak kejayaan Fossil adalah sekitar tahun 2014, nett sales nya bisa mencapai USD 3.5 Milyar dan harga saham nya pun mencapai hampir  USD 140 tapi dari tahun 2015 s/d tahun 2020 penjualannya secara global terus menurun dan nilai saham nya pun crash sampai dengan harga USD 12, di pertengahan di tahun 2021.

Selain kita bisa lihat di atas jumlah stores nya juga mengalami drop dari 170 di tahun 2019 jadi 140 stores ditahun 2020 dan beberapa toko lagi ditutup hingga jadi 75 stores di tahun 2021 karyawan yang bekerja di Fossil Group pun, dipangkas dari 10.200 orang jadi 7500 ditahun 2021, termasuk 5300 diantara nya adalah tenaga kerja di negara negara lain, melihat kondisi ini Fossil pun mulai menyusun strategy, untuk masuk ke pasar fashion yaitu Smartwatch, merek Fossil membagi jam tangan nya menjadi 3 segmen, Traditional watches, Smartwatches, Hybridwatches.

 

Selain itu fossil pun focus membangun digital ecommerce dan memperkuat fondasi nya disana, dan tetap focus terhadap development jam tangan nya karena dari semua total revenue nya Fossil Group jam tangan menguasai sekitar 80% lebih kontribusi penjualan dari tahun ke tahun, dibandingkan dengan produk-produk lainnya.

Dan tercatat Fossil mengalami kerugian sebesar USD 98 juta ditahun 2020, lalu juga merugi sebesar USD 54 juta ditahun 2019, kerugian yang cukup besar jika dibandingkan tahun 2018 yang juga merugi USD 3,5 juta, mengambil strategy melebur dengan pasar smartwatch memang bukan pekara mudah buat merek Fossil, tidak seperti merek-merek tradisional swiss yang sukses memisahkan pangsa pasar mereka ke pangsa pasar yang lebih luxury dan benar benar memisahkan dengan pangsa pasar Quartz terutama fashion brand.

dengan membuat smartwatch saja ternyata tidak cukup buat Fossil karena costumer lebih memilih smartwatch yang betul-betul terintegrasi langsung ke smartphone nya mereka, seperti merek Applewatch,Samsung Gear, Huawei, Xiaomi dan lain lain.

Dan tercatat applewatch berhasil terjual sebanyak 30.7 juta produk pada tahun 2019, ini jauh mengalahkan jumlah jam tangan yang di eksport oleh SWISS, Fossil harus benar benar mendevelop smartwatch nya secara desain yang lebih distingtif dan secara teknologi yang lebih advance untuk bisa bersaing di pangsa smartwatch yang jenuh. 

Dan ini adalah sebuah pekerjaan berat bagi merek Fossil kalau mereka tetap ingin melebur ke pasar smartwatches yang sudah jenuh, yang sebelumnya Fossil berkembang pesat karena berkah dari Quartz crisis ini dulu, saya rasa ini bakal berubah menjadi Smartwatch Crisis buat merek Fossil.

saya ambil satu contoh merek bagus yang sedikit banyak punya kemiripan dari sisi target pasar yaitu merek TIMEX, sama-sama beralokasi di Amerika dan sama sama memilih Affordable watches sebagai produk selain itu sama sama menyasar kurang lebih target pasar yang sama.

Tapi merek TIMEX saya rasa lebih smart walaupun dampak smartwatch cukup besar perusahaan ini mereka tidak melebur ke pasar smartwatch terlalu dalam, TIMEX buat beberapa smartwatch tapi mereka juga membuat strategy GO AWAY dari Quartz dengan membangun ikon-ikon otomatik watch mereka seperti TIMEX MARLINE yang berhasil menarik ulang costumer-costumer yang sudah meninggalkan merek mereka kembali membeli dan mengkoleksi TIMEX.

selain itu mereka juga mendevelop ulang QTIMEX yang ikonik dan saya nilai strategy ini berhasil TIMEX mempunyai 2 jenis costumer, Fashion watch costumer dan Watch antushiast itulah yang membuat merek TIMEX ini survive dan terus diperbicangkan hingga saat ini, masalah nya merek Fossil adalah merek yang tidak mempunyai jam tangan yang ikonik, model jam tangan yang ikonik, setidaknya ini yang saya tahu, dan melebur ke pasar fashion yang jenuh adalah strategy terberat buat merek Fossil kalau menurut saya.

 

Mungkin sudah waktu nya Fossil membuat sesuatu yang baru untuk pasar yang baru, tapi ya bagaimana, dari sejak awal Fossil ini memang sudah mendeklarasikan merek nya sebagai merek Fashion brand yang tentu nya akan ketemu lagi nanti dengan inovasi-inovasi produk fashion dikemudian hari.

melawan transwatch saja, mereka sudah cukup kesulitan dan saya yakin ke depan akan banyak inovasi-inovasi didalam dunia fashion, Fossil juga merek-merek sejenis harus siap dengan hal itu, bagaimana menurut pendapat kalian?