Jika berbicara soal jam tangan Field tentunya kita akan di giring dengan brand besar seperti HAMILTON dengan seri Khaki atau TIMEX dengan seri Expedition Scoutnya. dan beberapa brand besar lainnya, yang mengeluarkan model Field watch itu sendiri, seperti ROLEX, IWC dan CITIZEN. kebanyakan produsen jam tangan mengeluarkan seri Field di setiap lini jam tangan mereka dan sudah menjadi sebuah citra tersendiri yang dirasa belum lengkap jika tidak ada model Field watch pada line-up mereka.

Field watch sendiri merupakan penyempurnaan dari jam tangan Trench yang di gunakan pada masa perang dunia I , jam tangan yang awalnya hanya di peruntukan untuk para tentara darat atau infanteri pada abad ke-20. Jam tangan ini mempunyai fitur khusus dalam membaca koordinat saat perang dunia berlangsung, yang pada akhirnya para produsen jam tangan mulai mengelurakan model Field untuk di jadikan aksesori umum yang mengedepankan desain daripada fungsi khususnya tersebut, jam tangan Field watch saat ini tidak menggabungkan fungsi atau fitur khusus selain dari desain dan durability casenya yang cukup kuat.
Model Field watch ini mulai di sukai dan di jadikan sebuah aksesori laki-laki sejak era itu yang mengesankan kegagahan, dan maskulin. dan ber evolusi menjadi jam tangan casual dalam berbagai kondisi, karena minat inilah yang pada akhirnya para brand besar mulai menjadikan jam tangan Field watch ini sebagai line-up product mereka hingga saat ini. 


Itu pun yang di lakukan merk yang berasal dari Australia Yaitu SECOND HOUR dengan meluncurkan product baru mereka yang kelima, yang memulai debutnya dari jam tangan Diver GIN CLEAR yang sukses di pasaran, yang membuat merk ini mulai di perhitungkan. jam tangan ke lima yang mereka hadirkan adalah Field watch dengan nama Sattelberg.

Namanya sendiri di ambil dari nama sebuah desa di daerah Semenanjung Huon di provinsi Papua Nugini, desa ini berada di 896meter dari permukaan laut. Setelah pendaratan Australia di Finschhafen pada Oktober 1943, sebagian besar tentara Jepang di Finschhafen mundur ke Sattelberg. sebuah catatan sejarah penting selama PDI dan PDII yang mereka angkat untuk sebuah jam tangan Field watch dan mengenang sebuah keberanian Australia pada masa itu.

Jam tangan Sattelberg hadir dalam empat Varian yaitu Service Blues (biru), Officer (hitam), Gun Smoke (abu-abu) dan The Beacon (putih).Varian yang di kirimkan ke kami adalah The Beacon yang berwarna putih, dan Services Blue yang berwarna biru.

Design jam tangan ini bisa di bilang sangat keren dan kokoh sekaligus, dengan material 316L Stainless steel di kesuluruhan casenya dengan Treatment khusus Sampai dengan 1200 Vickers. Flat Sapphire Crystal dengan tepi miring dengan enam lapisan anti-reflektif di bagian bawah. Ketebalan jam tangan ini hanya 10mm, sementara diameternya 40mm dengan lug-to-lug 47mm. yang seharusnya merupakan ukuran yang pas buat kebanyakan orang. 


Ketika di pakai jam tangan ini terasa sangat pas dengan aksen modern yang terlihat begitu selaras, saya pribadi sangat menyuaki jam tangan ini.
Texture dial untuk varian Services Blue terlihat mempesona dengan Texture Vertical brushed yang memberikan efek berbeda jika di lihat dari berbagai posisi. jam tangan ini memiliki layout dial yang cukup menarik jika kebanyakan dial pada jam tangan Field menggunakan dual index dengan numerals di jam 12 dan 24nya, SECOND HOUR membuat sedikit berbeda dengan menggabungkan aksen segitiga dengan layout garis di tengah dialnya, dan logo mereka di bawah angka 12 dengan date di bagian bawah dial yang seketika terlihat mirip dengan Pilot watch. secara keseluruhan dialnya terlihat begitu menarik.


SECOND HOUR menempatkan tema dari Sattelberg dan semangat Australia yang mereka engrave di bagian casebacknya, lengkap dengan koordinat dan tanggal pada masa itu. berbahan 316L stainless steel dengan aksen solid.

Strap bawaan yang mereka berikan adalah Canvas dengan kulit dan tepinya yang di tutupi minyak, yang memberikan texture pada strapnya cukup keras dan kaku. lume yang mereka pakai adalah Superluminova BGW9 dengan index dan markernya di semua varian kecuali varian BEACON yang menggunakan full lume di keseluruhan dialnya. 



Mesin yang mereka pakai adalah Miyota 9015 Automatic. memiliki 24 jewels dengan 28,800vph (4Hz) dan power reserve hingga 42 jam. dengan water resistance sampai dengan 100m. dan ini adalah spesifikasi yang cukup untuk sebuah Field watch.
Ini adalah impresi awal dan pertama setelah tau merk ini sebelumnya SECOND WATCH nyatanya mampu membuat microbrand dengan level yang lebih tinggi.



Baik varian Service Blue dan The Beacon, jam tangan ini sangat mewakili konsep modern field tanpa menghilangkan benang merah dari konsep FIELD itu sendiri, dengan tema dari sebuah sejarah perang pada masa itu membuat kita seakan di ajak untuk ikut mengenang perjuangan kala itu, design menarik dengan material kokoh dan spesifikasi yang cukup, membuat jam tangan ini layak. tentunya dengan harga yang cukup masuk akal, jam tangan ini di banderol dengan harga 675 ASD, atau setara dengan IDR 7 jutaan yang akan rilis pada tanggal 17/18 di website resmi mereka.