Ternyata Swisszerland bukan satu-satu nya negara yang memproduksi jam tangan dengan qualitas premium, ternyata di Jerman juga telah banyak mengeluarkan merek-merek jam tangan dengan qualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Jerman juga secara resmi disebut sebagai Republik Federal Jerman (bahasa jerman Bundesrepublik Deutschland) adalah sebuah negara federasi di Eropa, yang dikenal juga sebagai negara dengan penguasaan ILMU dan TEKNOLOGI MAJU di berbagai bidang. Khususnya di industri Jam tangan, dan ada tiga kota yang memang diperuntukkan untuk menjadi kota yang khusus memproduksi jam tangan mekanik untuk pasar international.

Kita langsung saja #KOTA PERTAMA yang dimaksud adalah kota BLACK FOREST yang berjarak 400 mil dari kota GlasHutte, selanjutnya #KOTA KEDUA, adalah kota PFORZHEIM yang berjarak 70 mil selatan dari kota Black Forest, dan kota berikutnya yang akan menjadi bahasan dalam artikel ini adalah kota GLASHUTTE, yang dulunya adalah sebuah desa kecil yang sekarang telah menjadi kota besar. Dan sejarah perjalanan bagaimana Jerman membangun industri jam tangan di negerinya cukup menarik untuk kita simak, bagaimana cara mereka membangunnya, dan merek apa saja dari yang muncul dari negeri panser ini...?? 

Penasaran, mari kita simak sama-sama..

Kota #PERTAMA, yang menjadi tujuan Jerman untuk membangun indutri jam tangannya adalah kota BLACK FOREST, berjarak kurang lebih 700 km, dari kota GlasHutte, sejak abab ke 18, dan disinilah pusatnya industri jam tangan negeri Jerman, kota ini melahirkan banyak produk jam dengan berbahan material dari kayu hitam, produk-produknya seperti Wooden clock, Cuckoo clock, Wall clock, Grandfather clock dan lan-lain.Kota ini sangat terkenal dimata dunia, produk-produknya dikenal dengan produk yang berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, bahan material kayu black forest, dan inilah yang menjadi material utamanya sebelum pada akhirnya mereka pindah ke bahan metal, Dan sejak awal abab ke-20, salah satu produk yang paling terkenal dari Black Forest adalah Alarm Clock dengan housing yang terbuat dari bahan metal.

Lalu kota yang #KEDUA, yang menjadi pusat industri jam tangan di Jerman adalah kota PFORZHEIM, sebuah kota yang terletak kurang lebih 70 mil selatan dari kota Black Forest. sejak tahun 1767 industri jam tangan di kota ini sangat berkembang, dan sejak tahun 1920-an, kota ini memiliki peranan sangat penting di Jerman dalam industri emas, perhiasan dan manufaktur jam tangan, bahkan kota ini djuluki sebagai GOLDTOWN, memasuki era abab ke-20 banyak manufaktur jam tangan dibangun di kota ini, beberapa diantaranya adalah merek LACO, DUROWE atau Forsarmer Uhren-Rohwerke, GMBH yang dibangun oleh Rudolf Wainer pada tahun 1833 dan  berhasil membuat inhouse mekanikal movement pertama kali nya untuk mensupport merek-merek jam tangan Jerman pada era tersebut, tapi sayang nya kota ini hancur berantakan karena serangan dari Amerika di era perang dunia ke-2

Setelah perang dunia ke-2 berakhir, beberapa watchmaker mulai membangun kembali industri watchmaking disana yang terus berusaha membangkitkan kembali tradisi watchmaking di kota ini. juga mulai dikembangkan jam tangan buatan Jerman Dan pada tahun 1970-an, hanya ada 30.000 pekerja yang bekerja di manufaktur jam tangan, yang dimana mereka akan membangun kembali tradisi watchmaking di kota tersebut. pembuatan jam tangan dengan label made in Germany dengan konsep yang lebih affordable.

Lalu dimanakah kota #KETIGA, yang menjadi pusat industri watch making di Jerman..??

ERA KEEMASAN JERMAN WATCHMAKING

Era keemasan Jerman watchmaking sebenarnya terjadi sejak abab ke-19 tepatnya sejak tahun 1845 dimana seorang watch making Jerman punya impian untuk mengembangkan industri Jerman Watchmaking menjadi jauh lebih baik, dia adalah Ferdinand Adolf Lange yang memutuskan untuk mengembangkan industri watch making di sebuah desa yang bernama GlasHutte di propinsi saxony yang tepat berada di perbatasan Jerman dengan Cekoslowakia, desa kecil ini ditemukan pada tahun 1450, dan terus berkembang menjadi pusat penambangan perak sehingga GlasHutte pun dari desa kecil berubah menjadi kota yang besar.

Pada waktu yang bersamaan Adolph Lange melihat lokasi geografis Glashutte, sangat mendukung untuk mengembangkan konsep industri manufaktur jam tangan sesuai dengan idenya, Adolph Lange pun memulainys dengan mendirikan sekolah-sekolah untuk watchmaking membangun sumber daya manusianya, sampai akhirnya pemerintahan propinsi Saxony pun menghubungi dia pada tahun 1843 secara resmi untuk memimpin revolusi industri watchmaking di Jerman yang pada waktu itu masih belum stabil.

tepatnya pada tanggal 14 mei 1844, konsep yang ditawarkan Adolf Lange untuk menjawab kebutuhan terhadap POCKET WATCH dan MARINE CRHONO MASTER pun diterima. Adolf Lange pun mulai merancang action plan, merancang struktur, player dan seluruh elemen untuk mendukung program tersebut yang dituangkan kedalam kontrak tertanggal 31 Mei tahun 1845.

Entrepreneur pun mulai dikumpulkan dan mulai dipilih, sekolah-sekolah jam tangan pun dibangun dan semua tools yang diperlukan pun di support penuh selama 5 tahun namun ternyata support dari pemerintahan Saxony tidak mencukupi, akhirnya Adolf Lange pun mulai berpikir untuk segera membuat produk yang bisa menghasilkan profit, dia pun menyewa sebuah workshop untuk memproduksi 600 pocket watch sebagai cikal bakal merek Jerman paling mahal yaitu A LANGE & SOHNE yang kita kenal saat ini. dulu namanya adalah FERDINAND ADOLF LANGE & CIE. Dari sejak awal Adolf Lange merancang watchmaking industri di GlasHutte untuk menciptakan produk-produk premium yang memiliki tingkat presisi juga akurasi terbaik untuk bersaing dengan jam tangan buatan Swiss, maka bersama dengan Tiga Founding Father lain yang datang ke kota GlasHutte yaitu Frederick August Adolf, Schenider, Julius Assmann, Moritz Grossman, GlasHutte pun disulap sebuah kota yang dikenal sebagai THE FINEST WATCH MAKING CITY OF GERMANY, banyak manufaktur dibangun disana yang menghasilkan merek-merek premium dan dikenal baik dengan produk-produk yang berkualitas, sebut saja FA. LANGE & SOHNE yang sekarang jadi A lange and Sohne & CIE, UNION GLASHUTTE, MORITZ GROSSMANN, MUHLE GLASHUTTE, WEMPE GLASHUTTE dan lain-lain.

Strategi dan aksi yang dilakukan oleh Adolf Lange, berhasil membawa GlasHutte menjadi pusat manufaktur di Jerman yang sangat dikenal baik oleh dunia international, namun lagi-lagi karena perang dunia kedua maka hampir menghancurkan seluruh fasilitas produksi yang akhirnya dibeli oleh Uni Soviet.

Pusat industri watch making pun dipindah ke sebuah kota kecil, mereka pun menyebut diri mereka sebagai GLASHUTTER UHRENBETRIEBE (GUB), pada moment bersamaan, tembok berlin pun runtuh pada tanggal 9 November 1989, dan Jerman pun bersatu kembali, moment inilah yang dimanfaatkan oleh para pengusaha di GlasHutte untuk menghidupkan kembali industri watch making yang porak-poranda karena perang dunia II.

Cucu dari sang founder yaitu Adolf Lange pun kembali ke Jerman setelah belajar di Switzerland, lalu dia pun menghidupkan kembali perusahaan kakeknya menjadi A.Lange and Sohne, Selain itu merek-merek lain pun hidup kembali dan bermunculan juga merek-merek yang baru. Seperti NOMOS GlasHutte, Tutima GlasHutte, GlasHutte original, Bruno Sohnle GlasHutte dan lain-lain.

Kesimpulan arti dari kata GlasHutte I/SA

Jika kita melihat beberapa jam tangan buatan Jerman yang ada tulisan "made in Germany" adalah hal yang paling umum, tapi untuk merek-merek yang dibuat di kota GlasHutte, ini berarti jam tangan tersebut dibuat di kota GlasHutte dan setiap jam tangan yang lahir dari kota GlasHutte ini memiliki standarisasi yang jauh lebih ketat, secara presisi dan akurasi dengan kualitas yang premium, tulisan GlasHutte dengan garis miring I/SA pun sering muncul pada dial-dial jam tangan yang dibuat di GlasHutte-Jerman yang artinya, menjelaskan secara spesifik bahwa jam tangan tersebut adalah Made in Germany dan dibuat secara presisi di GLASHUTTE tepatnya di propinsi Saksony.

Dan dari cerita sejarah diatas mengajarkan kepada kita bagaimana sebuah industri yang sudah dibangun dengan mengorbankan waktu, pikiran dan tenaga, bisa saja hancur berantakan seketika, semua yang kita usahakan tidak selalu berjalan mulus, tidak selalu sesuai dengan rencana tapi dengan PERSISTENSI dan KETEGUHAN TEKAD DAN BERDOA, semua bisa dibangun kembali..