Brand Heuer dari sejak awal berdiri pada tahun 1860 memang sudah fokus untuk membuat mechanical chronograph equipment, nama brandnya mengambil dari nama foundernya yaitu Edouard Heuer yang sudah mempatenkan Chronograph sejak tahun 1882 dengan penemuan Oscilating Pinion yang dipatenkan pada tahun 1887.



Pada awalnya brand Heuer fokus untuk membuat dashboard timer dan Pocket Chronograph Watches dengan melibatkan seluruh anggota keluarganya untuk membangun sebuah perusahaan bernama Heuer sebagai perusahaan keluarga.
lalu di bawah kendali salah satu anaknya yang bernama Charles Auguste, Heuer mulai membuat wrist chronograph yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1914,
22 tahun setelah ayahnya meninggal dunia di tahun 1892. MICROGRAPH adalah inovasi chronograph yang dibuat oleh Charles Auguste, dimana stopwatchnya akurat hingga seperseratus detik.



kesuksesan brand Heuer ini dimulai ketika cicitnya yang bernama Jack Heuer masuk kedalam perusahaan pada tahun 1932, dari sejak tahun 1933, Heuer mulai masuk ke dunia otomotif dan Aviation dengan membuat yang kita kenal dengan AUTAVIA Dashboard Timer Otomotif dan Aviathon.



lalu sejak tahun 1940 Heuer mulai buat Single Pusher Chronograph dan pada tahun 1950, Jack Heuer mewujudkan permintaan Abercrombie and Fitch untuk membuat jam tangan yang mampu memprediksi menghitung pasang surut air laut melalui model Solunar, Seafarer dan Autograft pada tahun 1954.



Sejak tahun 1960-an, Heuer mulai masuk ke dunia Racing dan Aviation dengan membuat jam tangan ikonik pertama yang bernama AUTAVIA CHRONOGRAPH,dibuat pada tahun 1962 dengan memanfaatkan movement 72, lalu pada tahun 1963 lahirlah sebuah ikon elegan Chronograph watch yang kita kenal dengan model Carrera.



Memasuki era 80-an, ceritanya berubah drastis ketika Heuer begitu terdampak yang kita kenal dengan Quartz Crisis, Jack Heuer sempat keluar dari perusahaan setelah menjual Heuer ke Lemania di tahun 1982, lalu masuk lagi dan menjual Heuer ke sebuah perusahaan Hi Tech Ceramic Turbo Charger yang bernama yang bernama TAG pada tahun 1985, brandnya pun berubah menjadi TAG HEUER, saat ini brand Tag Heuer berada dalam naungan sebuah group of Companies bernama LVMH (MOET HENNESY LOUIS VUITTON) sejak tahun 1999.
 
THE CREATION OF CARRERA
Salah satu jam tangan buatan Heuer yang sangat ikonik adalah model Carrera yang ceritanya berawal ketika Jack Heuer pada tahun 1962, ketemu sama Rodriques Brothers disebuah event balapan Sebring Race, kedua pembalap itu yang membawa Jack Heuer semakin tertarik ke dunia racing, terutama, ketika dia mendengarkan cerita sebuah event balapan yang bernama Carrera Panamericana di Mexiko yang berlangsung selama 5 tahun dari sejak tahun 1950 sampai dengan tahun 1955, setelah itu event balapan tersebut ditutup, karena alasan keamanan setelah kecelakaan di Lemans pada tahun 1955, walaupun Jack Heuer tidak pernah berada di event Carrera Panamericana tapi mendengarkan cerita dari Rodrigues Brother, Jack Heuer menjadi suka dengan nama Carrera, menurut Heur namanya bagus dan mudah buat diingat maka sejak tahun 1962, dia pun meregister nama Carrera di Switzerland, setelah mendapatkan nama Carrera dan mendaftarkannya, maka Jack Heur mulai mendesain sebuah jam tangan yang idenya adalah jam tangan buat laki-laki,mengutamakan practicality, memiliki kemampuan menghitung kecepatan saat balapan dan harus menjadi the most Legible Wrist Worn Instrumen buat para pembalap maka lahirlah ikon Carrera yang pertama, yaitu Heuer Carera 2447 atau yang kita kenal dengan Carrera 12,

 
THE JOURNEY OF CARRERA
Kehadiran Heuer Carrera 2447 atau Carrera 12 langsung mendapatkan perhatian dari seluruh pecinta jam tangan didunia, desainnya yang elegan dan sporti yang menjadi alasan utamanya,waktu itu Heuer masih memanfaatkan movement buatan Valjox yaitu Valjoux kaliber 72 handwound, Heuer Carrera 2447 atau Carrera 12 dibuat dalam beberapa varian, diameternya 36 mm punya 3 sub register dial, movement pakai Valjoux 72 dan dialnya dikuasai oleh warna silver



sederetan Carrera 2447 lazim disebut dengan Carrera 12 atau Carrera 2447, FIRST EXECUTION yang meraih sukses besar di pasar horologi dunia, lalu Heuer mendevelop model Carrera dengan melakukan perombakan-perombakan kecil seperti marker-markernya dibuat tebal, jarumnya juga dibuat tebal dilapisi luminous dan ada insert warna hitam, selain itu Lug nya juga dibuat tipis maka lahirlah beberapa varian Carrera 12 yang dikenal dengan SECOND EXECUTION ada Carrera 2447SNCarrera 2447S, setelah bertahan dengan Tigasubregister Dial, memanfaatkan movement Valjoux 72 , Heuer merasa perlu untuk menggunakan movement lain yaitu Movement Caliber Valjoux 92 yang hanya punya dua subregister dial, lahirlah sederetan Carrera baru yang kita kenal dengan Carrera 45 ada Carrera 3647NT, 3647D, 3647T,3647N dan 3648S, Selain itu dibuat juga yang Polygon caseback di model 3647S dan 3647D.



Ketika Valjoux membuat movement terbaru mereka yaitu seri 773X yang lebih modern, Heuer pun merasa perlu untuk utilize movement tersebut maka mereka menggunakan Valjoux 7730 untuk beberapa Carrera mereka, yang kita kenal dengan sebutan Carrera 30, contohnya ada model Carrera 7753SND atau 7753SN termasuk yang spesial model yaitu 7753MIL, TAG HEUER melakukan utilize movement buatan landron yaitu kaliber landron 189 handwound yang mendukung fitur tanggal maka lahirlah lineup Carrera Dato, ada model 3147N, 3147S, 3147NS, dan beberapa spesial model seperti 3147S INDY dan 3147 Jordan. selain itu juga Heuer juga membuat Carrera Dato12 dengan 3 Subregister dial, Ada 2547SN dan 2547MS dan 2547NS.


 
THE GOLDEN ERA
Sebelum dihajar Quarts Crisis tepatnya masih di era 1970-an, bisa dikatakan ini adalah era keemasannya Mechanical Chronograph Watches, pada tahun 1999 bersama dengan brand Buren, Hamilton, Breitling dan Dubois Depraz, launching automatic Chronograph Movement pertama mereka yang dikenal dengan CALIBER 11 MICROROTOR, kehadiran movement baru ini pun akhirnya merubah tampilan Carrera secara drastis, Casenya berubah total jadi Barrelship case dan tampilannya menjadi jauh lebih sporty mengikuti trend di tahun 1970 an. di era keemasan ini Heuer menjadi lebih dekat dengan dunia racing dan aktif berkolaborasi dengan pembalap-pembalap profesional di era tersebut termasuk kolaborasi dengan Ferrari pada tahun 1971. Sayangnya Golden Era ini tidak bertahan lama.
 
THE DOWNFALL OF CARRERA
Memasuki tahun 1980 an, ini adalah masa-masa sulit industri mechanical watch making di Switzerland, tidak terkecuali juga merek Heuer, kita semua tahu Revolusi Quartz Jepang yang menjadi penyebabnya, buat mereka ini disebut Quartz Crisis dan brand Heuer termasuk yang kena dampak yang cukup parah, karena mereka sudah melakukan investasi besar-besaran buat mendevelop kaliber 11 bersama merek-merek yang tadi saya sebutkan, model Carrera kehilangan pamornya, penjualannya terus menurun sampai akhirnya berhenti diproduksi, diskontinue sejak tahun 1984 dan Jack Heuer akhirnya dipaksa untuk keluar dan menjual Heuer ke konsorsium investor, yang salah satu punya adalah PIAGET/NOUVELLE LEMANIA pada tahun 1982. Dibawah managemen baru ternyata tidak bisa bertahan maka Heuer dijual lagi ke sebuah perusahaan Ceramic Turbo Charger yang bernama TECHNIQUES d’ AVANT GARDE atau yang disingkat TAG pada tahun 1985.
inilah harapan terakhir Jack Heuer agar tetap bisa mempertahankan brand yang sudah dibangun oleh ayahnya sejak tahun 1860. di bawah TAG, HEUER mampu bertahan dengan lineup-lineup Quartz seperti model Formula One dalam rangka bertahan hidup dari serangan Quartz Crisis dengan branding baru mereka yaitu TAG HEUER.
 
THE RETURN OF CARRERA
Melalui model Formula One Heuer berhasil melalui era Quartz Crisis di bawah manajemen barunya yaitu TAG HEUER, ini merupakan angin segar buat Heuer dan kembali berpikir untuk memunculkan model-model lama mereka, model-model yang ikonik jaman dulu, termasuk juga model Carrera, maka pada tahun 1996, akhirnya manajemen memutuskan untuk menghidupkan kembali sang ikon yaitu HEUER CARRERA, maka lahirlah kembali HEUER CARRERA yang dibuat persis sama seperti pendahulunya yaitu CARRERA 12 atau CARRERA 2447, 3 tahun sebelum TAG HEUER diakuisisi oleh grupnya LVMH, mereka menyebutnya dengan model Carrera 1964 Re-Edition yang secara dimensi dan konsep desain benar-benar sama dengan lineup Carrrera 12 hanya beda di movementnya saja, kalau yang dulu pakai Valjoux 72 yang re-edition ini menggunakan Movement Lemania 1873, handwound yang kita tahu kalau movement ini juga dipakai sama Omega Speedmaster dibuat dalam dua varian, sepintas memang mirip sekali dengan Carrera 2447D keluaran tahun 1964 Clean silver dial 3 Subregister dial, blue desimal marker dan jarum juga marker-marker jamnya pun dibuat mirip. jadi layout dialnya sama persis, hanya Subdialnya lebih rapat jaraknya kalau di model Re-edition, karena movementnya berbeda, Selain itu yang Re-Editionnya tidak ada tulisan Carrera, dan walaupun sudah pakai nama Tag Heuer di model ini masih menggunakan merek Heuer sepertinya mereka belum percaya diri atau mungkin memang tujuannya ingin dibuat sama seperti inspiratornya.



jujur kalau menurut saya ini adalah keputusan terbaiknya manajemen barunya HEUER sebelum semua keputusannya diatur sama manajemen baru yaitu LVMH grup, kehadiran Re-Edition Carrera 12 ini berhasil mengobati kekangenan para pecinta jam tangan terhadap model-model ikonik Heuer Chronograph jaman dulu, model referensi Carrera Re-edition ini adalah CS3110 dengan spek sebagai berikut :



hampir bisa dikatakan mirip sekali desain dan dimensinya dengan pendahulunya yaitu Carrera 2447D dan ini menjadi momentumnya brand HEUER dibawah managemen barunya untuk kembali muncul ke permukaan dengan interpretasikan model-model ikonik mereka jaman dulu, Good looking, Clean chronograph watch, dimensinya juga pas buat tangan kecil, sebuah Vintage Watch yang menurut saya berhasil mempersentasikan sang icon di tahun 1964.
 
EPILOGUE
THIS IS RE-EDITION SHOULD BE, memilih ikon yabg tepat dan menghidupkan nya kembali tanpa harus merubah bentuknya secara dramatis, biarkan reunian feelingnya mengalir ketika para watch antusias memakai jam tangannya dan itulah yang saya lihat dari Re-Edition Carrera, saya rasa manajemen barunya TAG HEUER yang baru harus sudah mulai melihat ini sebagai cara mereka untuk merilis model-model barunya, kembalikan Carrera seperti dulu lagi, Clean Legible dan praktikal.
kalau menurut saya tidak harus buat Carrera yang modelnya aneh-aneh, yang justru merubah soulnya Carera yang sudah dipikirkan matang-matang oleh Jack Heuer.
Saya tidak ada masalah dengan model-model yang seperti saat ini, marketnya tetap ada tapi harusnya kalau menurut saya jangan pakai nama Carrera, TAG HEUER bisa pilih nama yang lain.
sekali lagi Carrera harus dikembalikan ke model yang awal, clean elegan mengutamakan practicality, memiliki kemampuan menghitung kecepatan dan harus menjadi the most eligible wristworn instrument.

Bagaimana tertarik untuk mengkoleksinya...?